Archive for Juni, 2011


MELAMPAUI KETIDAKADILAN

Melampaui Ketidakadilan

Gede Prama
Tidak ada yang bisa menyamai Thich Nhat Hanh dalam hal bercerita dengan memadukan kesederhanaan dan kedalaman. Itulah kelebihannya. Ini juga terasa ketika membaca kembali ceramah beliau tahun 1996 yang berjudul Transcending Injustice. Mirip dengan cerita Anthony de Mello tentang orang tua bijaksana yang difitnah menghamili gadis desa, kemudian tercerahkan, dalam ceramah ini Thich Nhat Hanh bercerita tentang seorang gadis cantik Kinh yang dari awal hingga akhir hidupnya penuh ketidakadilan. Baca lebih lanjut

Dahsyatnya Doa
AA.SG Mas Sentani Dewi

Selain lebih mendekatkan diri pada Ida Sang Hyang Widhi, rajin berdoa juga mampu meningkatkan keimanan. Bibit sifat baik akan berkembang dan keseimbangan hidup pun terjadi.

Dengan berdoa, batin tenang, timbul rasa damai, lebih bijaksana, tentram, dan keberuntungan pun mewarnai kehidupan. Sayangnya, sadar atau tidak, kita sering lalai atau lupa berdoa. Entah apa alasannya. Baca lebih lanjut

Penjor Galungan

PENJOR GALUNGAN
Oleh : I Gede Manik, S.Ag.

Umat Hindu dari jaman dahulu sampai sekarang bahkan sampai nanti dalam menghubungkan diri dengan Ida Sanghyang Widi Wasa memakai symbol-simbol. Dalam Agama Hindu simbol dikenal dengan kata niasa yaitu sebagai pengganti yang sebenarnya. Bukan agama saja yang memakai simbol, bangsa pun memakai simbol-simbol. Bentuk dan jénis simbol yang berbeda namun mempunyai fungsi yang sama. Baca lebih lanjut

Tukan Sampan dan Sarjana
Written by IB. Heri J

KISAH ceritera ini dikutip dari buku Intisari Bhagawadgita. Ceritera ini diawali dengan kisah seorang sarjana yang terkenal akan kemampuan intelektualnya. Sebagaimana kebiasaan kaum cendekiawan pada umumnya, memberikan ceramah, menghadiri diskusi/seminar, kutu buku, demikian pula sarjana ini. Pada suatu hari sarjana ini diundang untuk menghadiri suatu pertemuan penting, untuk menuju ke tempat undangan ia harus menyeberangi sebuah sungai yang luas dan arus airnya cukup deras. Didekatilah tukang sampan, mohon bantuan diseberangkan menuju tempat tujuan. Sarjana ini satu-satunya penumpang dalam sampan, hari itu angin dan arus sungai datang dari arah yang berlawanan sehingga perjalanan sangat lambat. Sarjana ini punya kebiasaan suka bicara kepada siapa saja yang dekat. Baca lebih lanjut

Rahasia di Balik Hidup Sederhana

I Wayan Dateng

Menapaki hidup sederhana merupakan salah satu bentuk atau jalan yang dapat digunakan oleh setiap orang untuk menghayati dan merindukan keberadaan Tuhan (Hyang Widhi). Namun pada masa-masa ini, kesederhanaan hidup dipandang sebagai bentuk kemiskinan dan kenestapaan. Inilah yang menyebabkan banyak orang cenderung hidup bergelamor dan berlebihan. Pandangan bagi orang demikian hanya memberikan makna pada sisi luar saja, bukan memahami dan mengambil makna terdalam dari kehidupan ini. Baca lebih lanjut